pergi
meninggalkanmu bukanlah kemauanku
tak ada keinginan sama sekali dari hati ini, raga ingin pergi namun hati memaksa untuk tetap tinggal
bagai rumah yang sudah terlalu nyaman untuk dihuni ,berat rasanya meninggalkan yang sudah membuat nyaman
jika mereka berkata bahwa yang meninggalkan itu tidak merasakan sedih, tidak merasakan betapa sakitnya orang yang ditinggalkan ,mereka salah, justru, yang meninggalkan pun begitu sakit, rapuh ,sulit menerima kenyataan
yang meninggalkan belum tentu mudah untuk melupakan, melupakan seseorang yang pernah mengisi hidupnya . yang meninggalkan tak semudah menyembuhkan luka, tak semudah menghapus rasa
namun, takdir dari semesta begitu kuat, begitu keras untuk dilawan, meskipun hati ini begitu memohon untuk tetap tinggal, memaksanya untuk tetap bertahan
jadi ,disini, aku mengakui bahwa aku meninggalkan kamu ,dan aku begitu rapuh
tak ada keinginan sama sekali dari hati ini, raga ingin pergi namun hati memaksa untuk tetap tinggal
bagai rumah yang sudah terlalu nyaman untuk dihuni ,berat rasanya meninggalkan yang sudah membuat nyaman
jika mereka berkata bahwa yang meninggalkan itu tidak merasakan sedih, tidak merasakan betapa sakitnya orang yang ditinggalkan ,mereka salah, justru, yang meninggalkan pun begitu sakit, rapuh ,sulit menerima kenyataan
yang meninggalkan belum tentu mudah untuk melupakan, melupakan seseorang yang pernah mengisi hidupnya . yang meninggalkan tak semudah menyembuhkan luka, tak semudah menghapus rasa
namun, takdir dari semesta begitu kuat, begitu keras untuk dilawan, meskipun hati ini begitu memohon untuk tetap tinggal, memaksanya untuk tetap bertahan
jadi ,disini, aku mengakui bahwa aku meninggalkan kamu ,dan aku begitu rapuh

Komentar
Posting Komentar